{"id":4166,"date":"2026-08-20T13:14:48","date_gmt":"2026-08-20T06:14:48","guid":{"rendered":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/?p=4166"},"modified":"2026-08-20T13:14:48","modified_gmt":"2026-08-20T06:14:48","slug":"jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/","title":{"rendered":"Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cocok untuk Anak IPA atau IPS? Ini Realitanya!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilema memilih jurusan kuliah sering kali menjadi beban pikiran bagi siswa SMA. Banyak calon mahasiswa baru merasa terjebak oleh label latar belakang jurusan di sekolah. Siswa dari kelas Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sering ragu ketika ingin mendalami bidang humaniora. Di sisi lain, siswa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kerap merasa cemas terhadap persaingan seleksi nasional yang makin terbuka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu jurusan yang kerap memicu pertanyaan tersebut adalah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Muncul persepsi umum bahwa disiplin ilmu ini hanya relevan bagi lulusan IPS atau Bahasa. Padahal, dinamika kurikulum perkuliahan dan sistem seleksi perguruan tinggi negeri (PTN) saat ini sudah sangat berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem seleksi PTN terkini memberikan fleksibilitas yang lebih luas bagi seluruh calon mahasiswa. Latar belakang jurusan di SMA bukan lagi penghalang utama untuk mengambil jalur studi kebahasaan. Lantas, apakah PBSI sebenarnya lebih cocok untuk anak IPA atau anak IPS? Silasnum Education akan membedah realita akademis, pemetaan potensi, hingga strategi sukses untuk kedua jurusan tersebut secara mendalam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Aturan Seleksi PTN Terkini: Kebijakan Lintas Jurusan untuk PBSI<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) telah mengalami transformasi mendasar. Kebijakan ini dirancang untuk menghapus sekat kaku antara rumpun sains dan humaniora. Perubahan aturan ini memberikan kepastian hukum dan kesempatan yang setara bagi seluruh siswa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Skema Jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada jalur SNBP, penilaian utama berfokus pada rata-rata nilai rapor seluruh mata pelajaran. Perguruan tinggi juga mempertimbangkan nilai mata pelajaran pendukung yang relevan dengan program studi pilihan. Untuk Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, mata pelajaran pendukung utama adalah Bahasa Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><td><strong>Latar Belakang SMA<\/strong><\/td><td><strong>Bobot Utama Evaluasi<\/strong><\/td><td><strong>Peluang Kelulusan Jalur SNBP<\/strong><\/td><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Siswa IPA<\/strong><\/td><td>Nilai Rapor Umum + Bahasa Indonesia<\/td><td>Sangat Terbuka (jika nilai Bahasa Indonesia konsisten tinggi)<\/td><\/tr><tr><td><strong>Siswa IPS<\/strong><\/td><td>Nilai Rapor Umum + Bahasa Indonesia<\/td><td>Sangat Terbuka (memiliki nilai pendukung sosiologi\/sejarah)<\/td><\/tr><tr><td><strong>Siswa Bahasa<\/strong><\/td><td>Nilai Rapor Umum + Bahasa Indonesia Utama<\/td><td>Sangat Tinggi (karena kesesuaian linear kurikulum)<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siswa IPA yang memiliki catatan nilai Bahasa Indonesia yang unggul memiliki peluang yang sama besarnya dengan siswa IPS. PTN tidak lagi mendiskriminasi asal jurusan SMA secara mutlak, melainkan menilai kompetensi kebahasaan yang tercermin dari capaian akademik siswa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Skema Jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jalur SNBT sepenuhnya menggunakan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK). Pada tes ini, tidak ada lagi materi ujian spesifik seperti Saintek atau Soshum. Seluruh peserta menghadapi materi tes yang sama, yang menguji kemampuan berpikir kritis dan pemahaman bacaan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tes Potensi Skolastik (TPS):<\/strong> Mengukur kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, serta pemahaman bacaan dan menulis.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Literasi dalam Bahasa Indonesia:<\/strong> Menguji kemampuan memahami, mengolah, dan menganalisis teks bacaan yang kompleks.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Literasi dalam Bahasa Inggris:<\/strong> Mengukur kompetensi membaca dan memahami teks berbahasa Inggris.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penalaran Matematika:<\/strong> Mengukur kemampuan menyelesaikan masalah menggunakan konsep matematika dasar.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Materi ujian yang berfokus pada penalaran dan literasi ini menjadikan anak IPA dan IPS berada di garis start yang sejajar. Anak IPA tidak diuntungkan oleh rumus fisika, dan anak IPS tidak diuntungkan oleh hafalan sosiologi. Keduanya diuji pada kemampuan logika dan analisis teks, yang merupakan inti dari jurusan PBSI.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Membedah Potensi Anak IPA di Jurusan PBSI<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak pihak meragukan kemampuan anak IPA saat berhadapan dengan materi kebahasaan dan karya sastra. Pandangan ini muncul karena adanya anggapan bahwa anak IPA hanya terbiasa dengan angka dan rumus pasti. Padahal, struktur ilmu bahasa atau linguistik sangat membutuhkan pola pikir yang analitis dan sistematis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Keunggulan Pola Berpikir Logis dalam Studi Linguistik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ilmu linguistik dalam kurikulum PBSI bukanlah sekadar membaca kalimat secara deskriptif. Linguistik adalah ilmu sains tentang bahasa yang mempelajari struktur, fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Bidang kajian ini membutuhkan tingkat ketelitian yang sangat tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anak IPA yang terbiasa dengan metode ilmiah memiliki keunggulan alami dalam membedah pola kebahasaan. Sebagai contoh, saat mempelajari tata bahasa transformatif-generatif, mahasiswa diminta menganalisis rumus pembentukan kalimat. Pola ini sangat mirip dengan pemecahan persamaan matematis atau struktur kimia.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;Linguistik modern bekerja dengan prinsip analitis yang ketat. Kemampuan mendekomposisi data, mengenali pola, dan menarik kesimpulan logis\u2014yang biasa dilatih pada disiplin IPA\u2014menjadi modal berharga dalam riset kebahasaan.&#8221;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tantangan Anak IPA dan Solusi Adaptasinya<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun unggul dalam ranah analitis dan linguistik, siswa IPA kerap menghadapi kendala saat masuk ke ranah apresiasi sastra dan teori kependidikan. Ranah ini membutuhkan kepekaan rasa, empati sosial, dan pemahaman konteks budaya yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tantangan Kajian Teori Sastra:<\/strong> Kesulitan dalam melakukan interpretasi subjektif terhadap puisi, novel, atau naskah drama.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tantangan Penguasaan Pedagogi:<\/strong> Perlunya membangun kemampuan komunikasi interpersonal dan pemahaman psikologi perkembangan anak.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Solusi Adaptasi Taktis:<\/strong> Siswa IPA perlu membiasakan diri membaca karya sastra klasik dan memperluas wawasan isu sosial-politik. Pembiasaan ini akan melatih kepekaan intuisi dan memperkaya sudut pandang analisis budaya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Membedah Potensi Anak IPS di Jurusan PBSI<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siswa dari jurusan IPS sering dinilai paling ideal untuk masuk ke jurusan PBSI. Latar belakang ilmu sosial memberikan pemahaman dasar yang kuat mengenai fenomena masyarakat dan kebudayaan. Bahasa dan sastra itu sendiri merupakan cerminan nyata dari dinamika kehidupan sosial manusia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Keunggulan Keterampilan Sosial dan Sensitivitas Konteks<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahasa tidak tumbuh di ruang hampa, melainkan hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Siswa IPS telah terbiasa menganalisis fenomena sosial melalui mata pelajaran sosiologi, sejarah, dan geografi. Modal pengetahuan ini sangat membantu saat mempelajari sosiolinguistik dan analisis wacana kritis.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&#091;Pemahaman Isu Sosial\/Sosiologi] \u2500\u2500&gt; &#091;Analisis Wacana Kritis di PBSI] \u2500\u2500&gt; &#091;Interpretasi Nilai Karya Sastra]\n<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anak IPS memiliki kemampuan alami untuk memahami latar belakang konteks sosial di balik terciptanya sebuah karya sastra. Mereka lebih mudah menangkap kritik sosial, nilai sejarah, dan pesan moral dalam novel atau naskah drama. Selain itu, anak IPS umumnya lebih percaya diri dalam berdiskusi, berdebat, dan melakukan presentasi di depan publik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tantangan Anak IPS dan Solusi Adaptasinya<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun memiliki kepekaan sosial yang baik, siswa IPS sering kali menghadapi tantangan teknis dalam kajian metodologi dan struktur bahasa formal. Beberapa area yang kerap menjadi kendala meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tantangan Analisis Gramatika Khusus:<\/strong> Kesulitan membedakan kategori sintaksis yang rumit dan struktur fonetik secara presisi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tantangan Logika Penelitian Penelitian:<\/strong> Menyusun metodologi penelitian kuantitatif atau linguistik komputasional yang membutuhkan ketelitian data tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Solusi Adaptasi Taktis:<\/strong> Siswa IPS harus mengasah kedisiplinan dan ketelitian dalam membedah kaidah tata bahasa baku. Latihan terstruktur dalam menyusun kerangka berpikir logis akan sangat membantu kelancaran studi akademik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Realita Kurikulum PBSI: Membedah Tiga Pilar Utama<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak calon mahasiswa mengira bahwa kuliah di jurusan PBSI hanya berisi kegiatan membaca puisi, menulis cerita pendek, atau mengoreksi ejaan. Persepsi terbatasi ini sering menimbulkan rasa kaget saat mereka mulai menjalani perkuliahan nyata. Kurikulum PBSI sejatinya berdiri tegak di atas tiga pilar utama yang saling melengkapi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"559\" src=\"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-1024x559.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4167\" srcset=\"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-1024x559.jpg 1024w, https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-300x164.jpg 300w, https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-768x419.jpg 768w, https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-1536x838.jpg 1536w, https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-2048x1117.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>\n<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pilar Kebahasaan (Linguistik)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pilar ini membedah bahasa sebagai sebuah sistem ilmiah. Mahasiswa mempelajari bagaimana bunyi bahasa dihasilkan oleh alat ucap manusia melalui mata kuliah Fonologi. Selanjutnya, mahasiswa mempelajari bagaimana kata dibentuk melalui Morfologi, dan bagaimana kalimat disusun melalui Sintaksis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bidang kebahasaan juga mencakup studi tingkat lanjut seperti Pragmatik dan Sosiolinguistik. Pragmatik mempelajari makna bahasa dalam konteks situasi tuturan tertentu. Sosiolinguistik membedah bagaimana variasi bahasa digunakan oleh kelompok sosial yang berbeda dalam masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pilar Kesastraan dan Kebudayaan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pilar kedua mengkaji bahasa sebagai medium ekspresi seni, budaya, dan pemikiran manusia. Mahasiswa diajak menyelami sejarah perkembangan sastra Indonesia dari era Melayu Klasik, Pujangga Baru, Angkatan 45, hingga periode Kontemporer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses perkuliahan tidak hanya menuntut mahasiswa membaca karya sastra, tetapi juga menganalisisnya secara ilmiah. Mahasiswa menggunakan berbagai teori psikologi sastra, sosiologi sastra, dan feminisme untuk menguliti makna di balik teks novel, drama, atau puisi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pilar Kependidikan dan Pedagogi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai jurusan kependidikan, pilar ini membekali mahasiswa dengan keterampilan mengajar yang profesional. Mahasiswa mempelajari teori belajar, rancangan kurikulum, pengembangan media pembelajaran, serta teknik evaluasi hasil belajar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pilar pedagogi melatih mahasiswa agar mampu mentransfer ilmu kebahasaan dan kesastraan secara efektif kepada siswa. Keterampilan ini mencakup kemampuan manajemen kelas, penyusunan materi ajar digital, dan penguasaan metode pengajaran modern.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Prospek Karier Lulusan PBSI di Era Digital<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pandangan bahwa lulusan PBSI hanya bisa menjadi guru sekolah sudah tidak relevan lagi. Perkembangan industri kreatif dan teknologi informasi telah membuka peluang kerja yang sangat luas bagi lulusan PBSI. Kemampuan mengolah kata, menganalisis teks, dan menyusun narasi merupakan aset kritis di pasar kerja modern.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Karir Jalur Pendidikan dan Akademis<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Guru Bahasa Indonesia Profesional:<\/strong> Mengajar di sekolah negeri, sekolah swasta berstandar internasional, atau lembaga bimbingan belajar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengajar BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing):<\/strong> Mengajar Bahasa Indonesia untuk penutur asing di lembaga bahasa dalam negeri maupun perguruan tinggi luar negeri.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Dosen dan Peneliti Bahasa:<\/strong> Melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana untuk menjadi akademisi, peneliti linguistik, atau ahli filologi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Karir Jalur Industri Kreatif, Media, dan Teknologi<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>UX Writer dan Content Strategist:<\/strong> Menyusun teks antarmuka (<em>microcopy<\/em>) pada aplikasi digital agar mudah dipahami oleh pengguna.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Editor dan Penyunting Bahasa:<\/strong> Bekerja di industri penerbitan buku, media massa digital, atau sebagai penyunting independen dokumen resmi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Copywriter dan SEO Content Writer:<\/strong> Menyusun artikel, kampanye iklan, dan narasi pemasaran yang optimal untuk mesin pencari internet.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Spesialis Komunikasi Korporat:<\/strong> Mengelola dokumen komunikasi eksternal, rilis pers, dan hubungan media untuk perusahaan atau organisasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mitos vs Realita Jurusan PBSI<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memberikan gambaran yang lebih obyektif, berikut adalah perbandingan mitos populer dan realita akademis yang sebenarnya terjadi di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><td><strong>Mitos Populer<\/strong><\/td><td><strong>Realita Akademis Sebenarnya<\/strong><\/td><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Anak IPA pasti kalah saing dari anak IPS saat mendaftar PBSI.<\/td><td>Seleksi berbasis tes (SNBT) menguji penalaran umum, bukan latar belakang jurusan. Anak IPA punya peluang setara.<\/td><\/tr><tr><td>Kuliah PBSI sangat mudah karena Bahasa Indonesia adalah bahasa sehari-hari.<\/td><td>Bahasa Indonesia ilmiah menggunakan aturan gramatika, kajian sejarah, dan teori linguistik rumit yang membutuhkan ketelitian tinggi.<\/td><\/tr><tr><td>Lulusan PBSI prospek kerjanya terbatas hanya menjadi guru di sekolah.<\/td><td>Lulusan PBSI dibutuhkan luas di industri teknologi sebagai <em>UX Writer<\/em>, penyunting digital, <em>content strategist<\/em>, dan peniliti bahasa.<\/td><\/tr><tr><td>Penguasaan sastra hanya membutuhkan bakat menulis puisi sejak lahir.<\/td><td>Sastra di tingkat perguruan tinggi dipelajari secara ilmiah melalui teori kritik sastra, metodologi riset, dan analisis struktur wacana.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Panduan Taktis Persiapan Lolos Jurusan PBSI (Roadmap Silasnum)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi kamu yang memutuskan untuk mengincar Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di PTN impian, persiapan yang matang mutlak diperlukan. Ikuti panduan langkah demi langkah berikut untuk memaksimalkan peluang kelulusanmu.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&#091;Tahap 1: Pemetaan Potensi] \u2500\u2500&gt; &#091;Tahap 2: Penguasaan TPS\/Literasi] \u2500\u2500&gt; &#091;Tahap 3: Strategi Pilihan PTN]\n<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Evaluasi dan Pemetaan Diri<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Untuk Siswa IPA:<\/strong> Uji sejauh mana tingkat pemahamanmu terhadap struktur kalimat baku dan kosakata. Jangan terlalu fokus pada rumus sains hingga melupakan latihan membaca teks-teks wacana panjang.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Untuk Siswa IPS:<\/strong> Asah ketelitianmu dalam menganalisis soal-soal paragraf. Latih kemampuan logika matematika dasar agar skor TPS kamu tetap seimbang dan tidak anjlok.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Penguasaan Strategi Tes SNBT<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Fokus pada Penalaran Bacaan:<\/strong> Latihlah kemampuan menemukan ide pokok, menyimpulkan isi paragraf, dan mengidentifikasi argumentasi penulis dalam waktu singkat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Manajemen Waktu yang Disiplin:<\/strong> Subtes Literasi Bahasa Indonesia memiliki teks yang sangat panjang. Biasakan teknik membaca memindai (<em>scanning<\/em>) dan membaca cepat (<em>skimming<\/em>).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Perbanyak Variasi Soal:<\/strong> Kerjakan latihan soal dari berbagai tipe teks, mulai dari artikel ilmiah, tajuk rencana, hingga kutipan novel sastra.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pemilihan PTN yang Rasional<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhatikan daya tampung dan tingkat keketatan jurusan PBSI di berbagai universitas. Setiap PTN memiliki karakter penilaian dan nilai ambang batas (<em>passing grade<\/em>) yang berbeda-beda. Sesuaikan pilihan universitasmu dengan skor hasil <em>try out<\/em> yang konsisten kamu dapatkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ (Pertanyaan Umum)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Q: Apakah anak IPA yang mengambil jurusan PBSI akan mengalami kesulitan saat kuliah?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">A: Tidak. Anak IPA justru memiliki keunggulan pada logika analitis yang sangat membantu dalam mempelajari mata kuliah linguistik dan tata bahasa formal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Q: Apakah lulusan PBSI harus bisa menulis puisi dan novel?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">A: Tidak harus. Keterampilan menulis kreatif merupakan nilai tambah, namun fokus utama kuliah adalah analisis ilmiah terhadap bahasa, karya sastra, dan metode pengajarannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Q: Berapa persen peluang anak IPS lolos PBSI dibandingkan anak IPA?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">A: Peluang kedua jurusan seimbang pada jalur SNBT karena materi tes berfokus pada tes potensi skolastik dan literasi, bukan materi hafalan mata pelajaran SMA.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Q: Apakah jurusan PBSI menyediakan mata kuliah tentang teknologi digital?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">A: Ya. Sebagian besar kurikulum PBSI modern telah memasukkan mata kuliah media pembelajaran berbasis digital, teknologi penyuntingan, dan pemanfaatan perangkat kebahasaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Q: Bisakah lulusan PBSI bekerja di perusahaan teknologi (<em>tech company<\/em>)?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">A: Sangat bisa. Lulusan PBSI memiliki pemahaman tata bahasa dan struktur narasi yang dibutuhkan untuk posisi <em>UX Writer<\/em>, <em>SEO Content Writer<\/em>, dan <em>Localization Specialist<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi &amp; Sumber Bacaan<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). <em>Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia<\/em>. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Chaer, A. (2014). <em>Linguistik Umum<\/em>. Jakarta: Rineka Cipta.<\/li>\n\n\n\n<li>Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru. (2024). <em>Panduan Resmi Sistem Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri<\/em>. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mempersiapkan masa depan akademik memerlukan perencanaan yang terarah, analisis kemampuan yang akurat, dan strategi belajar yang teruji. Jangan biarkan keraguan latar belakang jurusan menghalangi impianmu meraih perguruan tinggi negeri idaman. Pelajari lebih lanjut di <a target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.google.com\/search?q=https:\/\/silasnum.com&amp;authuser=1\">Silasnum Education<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">untuk mendapatkan pendampingan komprehensif, mulai dari persiapan masuk kampus hingga perencanaan karier masa depanmu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dilema memilih jurusan kuliah sering kali menjadi beban pikiran bagi siswa SMA. Banyak calon mahasiswa baru merasa terjebak oleh label latar belakang jurusan di sekolah. Siswa dari kelas Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sering ragu ketika ingin mendalami bidang humaniora. Di sisi lain, siswa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kerap merasa cemas terhadap persaingan seleksi nasional yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26,28],"tags":[],"class_list":["post-4166","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-info-kampus","category-infokuliahsiswa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cocok untuk Anak IPA atau IPS? Ini Realitanya! | Silasnum Insight<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cocok untuk Anak IPA atau IPS? Ini Realitanya! | Silasnum Insight\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dilema memilih jurusan kuliah sering kali menjadi beban pikiran bagi siswa SMA. Banyak calon mahasiswa baru merasa terjebak oleh label latar belakang jurusan di sekolah. Siswa dari kelas Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sering ragu ketika ingin mendalami bidang humaniora. Di sisi lain, siswa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kerap merasa cemas terhadap persaingan seleksi nasional yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Silasnum Insight\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-20T06:14:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dhea Edukasi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dhea Edukasi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dhea Edukasi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c7c885b9320a96a755dd00972dd3393c\"},\"headline\":\"Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cocok untuk Anak IPA atau IPS? Ini Realitanya!\",\"datePublished\":\"2026-08-20T06:14:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/\"},\"wordCount\":2036,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-1024x559.jpg\",\"articleSection\":[\"Info Kampus\",\"Info Kuliah Siswa\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/\",\"name\":\"Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cocok untuk Anak IPA atau IPS? Ini Realitanya! | Silasnum Insight\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-1024x559.jpg\",\"datePublished\":\"2026-08-20T06:14:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1396},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cocok untuk Anak IPA atau IPS? Ini Realitanya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/\",\"name\":\"Silasnum Insight\",\"description\":\"Pusat Informasi SNBT, Strategi Masuk PTN, Materi Belajar, dan Pengembangan Akademik oleh Silasnum Education\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/#organization\",\"name\":\"Silasnum Insight\",\"url\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cropped-SILASNUM-light-TRANSPARAN-scaled-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cropped-SILASNUM-light-TRANSPARAN-scaled-1.png\",\"width\":1861,\"height\":677,\"caption\":\"Silasnum Insight\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c7c885b9320a96a755dd00972dd3393c\",\"name\":\"Dhea Edukasi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b12401647680e4a8db380ec787a7d55006d4abeb31ff92c6764bf4d33852a7be?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b12401647680e4a8db380ec787a7d55006d4abeb31ff92c6764bf4d33852a7be?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b12401647680e4a8db380ec787a7d55006d4abeb31ff92c6764bf4d33852a7be?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dhea Edukasi\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/silasnum.id\\\/insight\\\/author\\\/dhea-edukasi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cocok untuk Anak IPA atau IPS? Ini Realitanya! | Silasnum Insight","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cocok untuk Anak IPA atau IPS? Ini Realitanya! | Silasnum Insight","og_description":"Dilema memilih jurusan kuliah sering kali menjadi beban pikiran bagi siswa SMA. Banyak calon mahasiswa baru merasa terjebak oleh label latar belakang jurusan di sekolah. Siswa dari kelas Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sering ragu ketika ingin mendalami bidang humaniora. Di sisi lain, siswa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kerap merasa cemas terhadap persaingan seleksi nasional yang...","og_url":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/","og_site_name":"Silasnum Insight","article_published_time":"2026-08-20T06:14:48+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1396,"url":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dhea Edukasi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dhea Edukasi","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/"},"author":{"name":"Dhea Edukasi","@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/#\/schema\/person\/c7c885b9320a96a755dd00972dd3393c"},"headline":"Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cocok untuk Anak IPA atau IPS? Ini Realitanya!","datePublished":"2026-08-20T06:14:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/"},"wordCount":2036,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-1024x559.jpg","articleSection":["Info Kampus","Info Kuliah Siswa"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/","url":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/","name":"Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cocok untuk Anak IPA atau IPS? Ini Realitanya! | Silasnum Insight","isPartOf":{"@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-1024x559.jpg","datePublished":"2026-08-20T06:14:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/#primaryimage","url":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gemini_Generated_Image_6v6uvv6v6uvv6v6u-scaled.jpg","width":2560,"height":1396},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/jurusan-pbsi-cocok-untuk-anak-ipa-atau-ips\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cocok untuk Anak IPA atau IPS? Ini Realitanya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/#website","url":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/","name":"Silasnum Insight","description":"Pusat Informasi SNBT, Strategi Masuk PTN, Materi Belajar, dan Pengembangan Akademik oleh Silasnum Education","publisher":{"@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/#organization","name":"Silasnum Insight","url":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cropped-SILASNUM-light-TRANSPARAN-scaled-1.png","contentUrl":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cropped-SILASNUM-light-TRANSPARAN-scaled-1.png","width":1861,"height":677,"caption":"Silasnum Insight"},"image":{"@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/#\/schema\/person\/c7c885b9320a96a755dd00972dd3393c","name":"Dhea Edukasi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b12401647680e4a8db380ec787a7d55006d4abeb31ff92c6764bf4d33852a7be?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b12401647680e4a8db380ec787a7d55006d4abeb31ff92c6764bf4d33852a7be?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b12401647680e4a8db380ec787a7d55006d4abeb31ff92c6764bf4d33852a7be?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dhea Edukasi"},"url":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/author\/dhea-edukasi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4166","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4166"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4166\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4168,"href":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4166\/revisions\/4168"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4166"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4166"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/silasnum.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4166"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}